wah lama banget gak nyentuh ni blog hahaha
oke, kali ini gue mau nulis tentang fenomena sejarah tuhan yang beberapa tahun terakhir ini jadi bahan refleksi: sejak kapan Tuhan itu ada? seperti apa Tuhan tu? bagaimana bisa kita mengatakan bahwa Tuhan itu ada? bahkan apakah kita lahir tanpa Tuhan?
pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang sering muncul di kepala gue..
well, pertanyaan itu menjadi semakin kuat dan semakin menggebu-gebu sejak gue baca buku “Sejarah Tuhan” karya Karen Amstrong..
di awal-awal bagian kata pengantar, gue sudah merasa takjub dengan isi buku tersebut, karena apa? hanya karena apa yang ada di kata pengantar itu sama persis dengan apa yang gue pikirin, “Sejarah Tuhan”
saking menariknya itu buku, sampai-sampai yang biasanya baca buku hanya satu sampai dua jam gue baca, gue sampai rela-rela ke solo untuk baca buku ini, mencari inspirasi dan mencari ketenangan biar bisa nangkep apa isi dari buku tersebut..
sebenernya belom selesai gue baca, seperti biasa, hanya bertahan 4 jam baca buku ini, yaaaa setidaknya lebih baik 2 jam daripada baca buku yang lain lah hahahaha….
oke fokus!! haha
nah, hasil dari “mencari tuhan” ini berakhir di gue tetep bertanya-tanya siapa tuhan, bagaimana tuhan, dan kenapa tuhan?
karena Tuhan memang tidak untuk dicari, tetapi tuhan akan datang dengan sendirinya.. tuhan bukan “sesuatu” yang ada di langit, bukan “sesuatu” yang kata pak uztad ada disekitar kita, bukan juga “sesuatu” yang harus dicari..
“sesuatu” akan datang dengan ……..
gak bisa gw jawab juga…
tapi tentang tuhan itu ada atau tidak?
sejatinya ini gak bisa gw jawab juga secara pasti, karena tidak ada yang pasti dengan konsep tuhan, semua hasil karya manusia..
tapi ada ruang kosong di dalam setiap manusia, yang kebanyakan orang mereka sebut dengan TUHAN