semakin aneh serta gila, tertawa diantara sahabat yang mati gaya. hanya mencoba menghibur dan ceria ketika tak ada satupun orang yang bersua. kemanakah kamu??kalian?? aku menjadi bingung ketika kalian mulai memojokkan ku lagi. 

ternyata seperti ini perasaan orang-orang yang sedang dipojokkan oleh teman-teman mereka sendiri, dan akhirnya aku tahu mengapa dia tak pernah kelihatan batang hidungnya lagi dan lebih memilih bergumul dengan komputer dan game yang gak jelas tujuan akhirnya. memang lebih baik tidak jelas dari pada apa yang dirasakan ketika bersama teman-temannya. seharusnya aku bisa mencontohnya, dan harus mulai berani untuk mengatakan “aku bukan teman kalian”.

mungkin bisa disimpulkan, bukan muak atau benci, bukan juga bahagia atau aku menikmati, “sendiri lebih baik”.