Libur Lebaran ke Gunung Andong

IMG-20140803-WA0009

Dengan berbekal perlengkapan seadanya, kami berdua memutuskan untuk berangkat menghabiskan libur lebaran yang singkat ke sebuah gunung di Kota Magelang. Saya dan husnay berangkat menuju Basecamp Gunung Andong pukul 8 pagi karena memang sudah janjian dengan beberapa teman saya yang juga berniat berangkat kesana menggunakan mobil. Kami berdua yang berangkat menggunakan motor jelas sampai lebih dulu dibanding rombongan teman saya yang terjebak macet disetiap lampu merah arah Jogja-Magelang. Benar saja, saya dan husnay yang sampai di basecamp pukul 1 siang karena berhenti untuk istirahat dan makan siang di perjalanan, ternyata rombongan lain baru sampai pukul 3 sore.

Gunung yang terletak di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang ini merupakan gunung tidak aktif, karena belum pernah meletus. Bersebelahan dengan Gunung Merbabu karena memang hanya berjarak kurang lebih 5 km dengan Gapura Basecamp Wekas arah Gunung Merbabu.

Menurut informasi saya dapat, jalur menuju puncak lebih mudah dibanding gunung-gunung lain karena hanya memiliki ketinggian 1.736 mdpl, dapat ditempuh selama 1-2 jam jika berjalan dengan santai. Nyatanya, gunung yang relatif pendek ini mempunyai kesulitan tersendiri karena mulai dari basecamp sampai dengan puncak terus disuguhi tanjakan, tidak ada jalan mendatar sampai dengan puncak pertama, atau kalau bahasa umumnya tidak ada bonus.

Hutan pinus menyambut kedatangan langkah kaki dengan suhu dingin yang membuat kami lebih bersemangat untuk terus berjalan. Ada juga Lichens atau biasa orang menyebutnya lumut kerak, yang menjadi penanda bahwa udara disekitar masih sangat baik. Tidak lama, kita akan menemukan mata air yang cukup deras di pinggir jalur, menandakan bahwa jalan menuju ke puncak gunung ini tidak jauh lagi.

1407148127744

Ada beberapa tempat yang bisa dipakai untuk mendirikan tenda di gunung ini, salah satu yang menjadi favorit pendaki adalah puncak pertama, karena memiliki dataran yang cukup luas untuk bisa mendirikan 20 tenda berukuran masing-masing 4 orang. Selain itu, sebelum puncak pertama terdapat jalur bercabang menuju sebuah makam Syekh Abdullah Fakg atau dikenal dengan nama Kyai Jaka Pekik atau Mbah kyai Mangli yang dimakam di kawasan ini sejak beberapa tahun yang lalu. Makam ini terdapat ruangan khusus di dalam bangunan yang biasa digunakan orang-orang untuk sembahyangan. Tempat ini juga menjadi favorit para pendaki karena disekitar bangunan makam terdapat dataran yang cukup untuk mendirikan tenda, selain itu pemandangan dari sini tidak kalah indahnya karena bisa melihat gugusan Gunung Sindoro dan Sumbing tanpa ada halangan pohon dan bukit lainnya.

Bagi yang merencanakan untuk berlibur di Jogja dan sekitarnya, saya pikir gunung ini menarik untuk dikunjungi karena hanya 2 jam dari kota Jogja, serta waktu pendakian yang relatif singkat dibanding gunung-gunung yang lain. Selain itu, untuk mendaki gunung ini juga terbilang cukup murah, karena hanya membayar Rp. 3.000 saja. Oiya, transportasi untuk bisa sampai ke Basecamp Gunung Andong juga gampan. Ada bis dari Magelang ke arah Kopeng, tinggal ganti ojek dari Pasar Ngablak menuju Basecamp Gunung Andong yang cuma berjarak kurang lebih 2 km.

*tulisan ini juga dipublikasikan di travelmatekamu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *