Gara dan Segelas Teh Anget Dieng – Part 2

“Numpang ya pak, dingin juga di sini.” Gara membuka perbincangan mencoba masuk ke dalam lingkaran perapian. Suasana yang ramah itu seakan tak berubah semenjak kedatangan orang baru. Mereka masih melanjutkan perbincangan tentang libur panjang yang membawa berkah bagi warung-warung kecil di desa ini. “Dari mana dek?” – seorang bapak tua lengkap dengan pakaian khas Dieng,

Gara dan Segelas Teh Anget Dieng – Part 1

Sore di Dieng. Sebuah penginapan tua berlantai dua, berdiri kokoh di sudut pertigaan. Bercat setengah merah dan putih dengan balkon yang selalu terisi oleh turis-turis asing. Menurut statistik, 50% penghuninya sedang tidur, 30% sedang membaca buku, 10% lainnya makan, dan 10% sisanya meninggal dunia. Oke, ini bohong! Statistik adalah jelmaan kebohongan nomer tiga, menurut Benjamin